Categories
Perkebunan

Pembibitan Tanaman Kunyit

Pembibitan Tanaman Kunyit

Pembibitan Tanaman KunyitPersyaratan Benih

Biji kunyit yang baik berasal dari rimpang yang membusuk, karena lebih mudah tumbuh. Persyaratan benih yang baik: berasal dari tumbuh, segar, sehat, banyak berdaun dan hijau, tahan lama, tanaman yang dilindungi penyakit; cukup tua / berasal dari rimpang lebih besar dari 7-12 bulan; bentuk, ukuran dan warna yang seragam; memiliki kadar air yang cukup; biji menjalani periode istirahat yang cukup (kantuk); Hindari zat asing (biji tanaman lain, kulit kayu, kerikil).


Mempersiapkan Bibit

Rimpang bahan benih dipotong untuk mendapatkan ukuran dan berat yang seragam dan memperkirakan jumlah tunas / rimpang. Bagian-bagian di atas ditutup dengan abu dapur / kulit kayu atau rimpang yang dibasahi dan dipotong dengan larutan fungisida (benlate dan agrimycin) untuk mencegah pertumbuhan jamur. Setiap potongan rimpang mengandung maksimal 1-3 pucuk, 20-30 gram, dan panjang 3-7 cm.


Teknik Penanaman Bibit

Pertumbuhan tunas rimpang kunyit dapat dirangsang sebagai berikut:
Ventilasi rimpang di tempat teduh atau basah selama 1-1,5 bulan dengan penyiraman 2 kali sehari (pagi dan sore). Bibit tumbuh dengan baik ketika disimpan pada suhu kamar (25-28 oC). Selain menempatkan rimpang antara jerami pada suhu sekitar 25-28 oC. dan rendam benih dalam larutan ZPT (pengatur pertumbuhan) selama 3 jam. ZPT yang biasa digunakan adalah larutan atonic (1 cc / 1,5 liter air) dan larutan G-3 (500-700 ppm). Untuk merendam dalam larutan ZPT, rimpang harus dikeringkan pada suhu 35 ° C selama 42 jam. Jumlah atau berat rimpang dapat ditingkatkan dengan merendamnya dalam larutan pakloburazole hingga 250 ppm.


Pemindahan Bibit

Bibit siap untuk pembibitan di mana rimpang akan muncul, dan kemudian bibit ditanam, tunas memiliki tanaman selama 1-1,5 bulan. Setelah tunas tumbuh 2-3 cm, rimpang dapat ditanam di lapangan. Kecambah benih transplantasi harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah pertumbuhan tunas yang utuh. Jika ada pucuk / akar benih yang saling berhubungan, akar dipisahkan dengan hati-hati, dan kemudian benih ditempatkan dalam wadah tertentu untuk memfasilitasi transportasi bibit ke tanah. Jika jarak antara pembibitan dan tanah terlalu jauh, bibit harus dilindungi agar tetap lembab dan dingin ketika mencapai area. Jangan menumpuk benih yang tumbuh selama pengiriman.

 

 

Sumber : https://anekabudidaya.com/