Categories
Umum

Pemeliharaan anak kambing

Pemeliharaan Anak Kambing

Cempe yang sudah dilahirkan, untuk kondisi cempe yang normal, akan dapat berdiri setelah sekitar 30 menit dilahirkan. Apabila sudah sanggup berdiri, bisa langsung dibawa ke induknya untuk memperoleh susu pertama (colustrum). Jika cempe sulit mencari puting induknya dapat dibantu.

Pemeliharaan anak kambing

Colustrum biasanya dikeluarkan oleh induk kambing mulai induk melahirkan dan berlangsung selama satu minggu. Colustrum sangat penting artinya bagi cempe, karena mengandung banyak protein daripada air susu biasa dan sangat esensial untuk mengawali pertumbuhan cempe. Selain itu colustrum mengandung antibodi yang dapat mencegah adanya infeksi dan bekerj a sebagai laxantia yang membantu pencernaan dan mengeluarkan muconium (tahi gagak).

Selama cempe masih berada di dalam kandungan induk kambing, di dalam ususnya tertimbun kotoran yang berwarna hitam, yaitu yang disebut muconium. Muconium ini merupakan tempat yang subur bagi perkembangan bermacam-macam bakteri. Pada umumnya kotoran hitam (muconium) dikeluarkan selang 2 jam setelah cempe untuk pertama kalinya menyusu pada induknya.

Meskipun cempe bersama induknya cukup terjaga, pengawasan terhadap kesehatan cempe juga perlu diperhatikan sebab cempe sangat peka terhadap infeksi. Infeksi atau penyakit dapat dicegah dengan perawatan yang baik dan makanan yang terseleksi.

Penyakit mencret (diare) biasanya terjadi pada cempe usia 2-3 minggu. Sumber penyakit tersebut dapat melalui tali pusar atau mulut. Infeksi tersebut berupa gangguan pencernaan yang akhirnya menimbulkan mencret dari yang biasa sampai yang berdarah. Penyebab penyakit ini adalah infeksi dari protozoa, cacing dan kuman. Jika tidak disebabkan oleh infeksi dari protozoa, cacing atau kuman, mencret bisa disebabkan oleh:

  • makan hijauan pakan yang berkelebihan
  • air susu induk terlalu tinggi kadar lemaknya
  • ambing/puting susu yang kotor
  • pemberian makanan yang tidak teratur
  • akibat perubahan iklim

Cempe mencapai usia 3 bulan, sebaiknya sudah disapih atau dipisah dan tidak menyusu lagi pada induknya. Dengan demikian induk kambing dapat dipersiapkan lagi untuk dikawinkan, apabila kesehatan induk telah pulih sediakala.

Penyapihan cempe dapat diawali pada usia 2,5 bulan, dengan cara sehari disusukan induknya dan sehari diliburkan. Selanjutnya sehari menyusu, dua hari diliburkan, dan seterusnya. Dengan cara demikian tepat mencapai usia 3 bulan, cempe sudah tidak lagi menyusu dan dipisah dari induk dan dikandangkan bersama kelompoknya.